Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Senin, 17 Oktober 2011

BABI

                Babi adalah sejenis hewan yang bermancung panjang dan berhidung leper dan merupakan hewan yang aslinya berasal dari Eurasia. Kadang juga dikenali sebagai khinzir (perkataan Arab). Babi adalah omnivora, yang berarti mereka mengkonsumsi baik daging maupun tumbuh-tumbuhan. Selain itu, babi adalah salah satu mamalia yang paling cerdas, dan dilaporkan lebih pintar dan mudah dipelihara dibandingkan dengan anjing dan kucing.
                Babi adalah hewan yang sangat kotor karena biasanya memakan segala sesuatu yang diberikan kepadanya dari mulai bangkai, kotorannya sendiri sampai kotoran manusia. Secara psikis babi memiliki tabiat yang malas, tidak menyukai matahari, sangat suka makan dan tidur, memiliki sifat tamak, dan tidak memiliki kehendak dan daya juang, bahkan untuk membela diri sekalipun.
                Daging babi banyak dikonsumsi orang Eropa dan orang Tionghoa. Beberapa suku bangsa di Indonesia selain suku Tionghoa-Indonesia, daging ini biasa dikonsumsi oleh suku Bali, suku Batak, suku Dayak, suku Manado, dan suku Toraja. Masakan Berbahan Dasar Daging Babi :
          Babi panggang merah (manis) khas Tionghoa.
          Babi rica-rica: Daging babi olahan khas Manado yang rasanya sangat pedas.
          Babi guling: Olahan daging babi khas Bali.
          Babi putar: Olahan daging babi khas Manado yang umumnya disajikan pada saat perayaan

Potongan daging babi sistem Amerika Serikat

Selain itu ada bagian-bagian dari tubuh babi lainnya yang biasa dijadikan produk-produk olahan. Diantaranya :
          Permen: gelatin babi digunakan untuk bahan perekat dan pembuat gel, dan memastikan bahwa adonan permen mencapai tekstur tertentu. Sering digunakan untuk pembuatan jenis permen liquorice, permen kenyal dan permen karet.
          Rem kereta: abu tulang babi digunakan dalam proses produksinya.
          Pasta gigi: glycerin babi digunakan utuk membentuk tekstur pastanya.
          Sepatu / tas: lem tulang babi digunakan untuk meningkatkan tekstur dan kualitas kulit (hewan apapun). Di samping itu banyak juga sepatu yang terbuat dari kulit babi (bisa dilihat dari corak bintik pada kulit)
          Yogurt: kalsium dari tulang babi ditambahkan ke dalam proses pembuatan yogurt.
          Gabus: gelatin tulang digunakan untuk merekatkannya.
          Insulin: diambil dari pankreas babi, karena hampir mirip dengan struktur kimia dalam tubuh manusia

Minyak babi biasanya digunakan dalam produk makanan ataupun kosmetik. Agar mudah dipasarkan, penulisan lemak babi dalam kemasan diganti dengan lemak hewan
kode-kode di bawah ini, positif mengandung lemak babi (dalam makanan maupun kosmetik) :
E100, E110, E120, E-140, E141, E153, E210, E213, E214, E216, E234, E252,E270, E280, E325, E326, E327, E337, E422, E430, E431, E432, E433, E434, E435, E436, E440, E470, E471, E472, E473, E474, E475, E476, E477, E478, E481, E482,E483, E491, E492, E493, E494, E495, E542, E570, E572, E631, E635, E904.

Bahaya Daging Babi
Secara fisik babi banyak menyimpan bibit penyakit. Babi dianggap hewan yang sama sekali tidak layak untuk dikonsumsi. Daging babi adalah tempat persinggahan bagi beberapa jenis cacing dan parasit yang berbahaya. Di antara cacing dan parasit itu adalah sebagai berikut:
1. Cacing pita (Taenia solium),
2. Cacing spiral (Trichinella spinalis),
3. Cacing tambang (Ancylostoma duodenale),
4. Cacing paru-paru (Paragonimus),
5. Fasciolepsis busci, Schistosoma japonicum,
6. Chlonorchis sinensis,
7. Erypsipelothrix sp., dll.

Taenia solium
 
          Taenia solium dewasa hidup parasit pada saluran pencernaan manusia (usus).
          Inang perantaranya (hospes intermediet) adalah babi.
          Tubuhnya berbentuk pipih, ukuran panjang tubuhnya dapat mencapai 3m.
          struktur tubuh cacing ini terdiri atas kepala (skoles) dan rangkaian segmen yang masing-masing disebut proglotid.
          Pada bagian kepala terdapat 4 alat isap (Rostrum) dan alat kait (Rostellum) yang dapat melukai dinding usus.
          Disebelah belakang skoleks terdapat leher/daerah perpanjangan (strobilus).
          Cacing ini akan melekat pada dinding usus dengan cara menempelkan kepalanya lalu menyerap unsur-unsur makanan yang ada di lambung. Hal itu bisa menyebabkan seseorang kekurangan darah dan gangguan pencernaan, karena cacing ini bisa mengeluarkan racun.
Cacing Schistosoma Japonicus
                Babi adalah satu-satunya binatang yang mengandung cacing ini. Cacing ini dapat menyerang manusia apabila mereka menyentuh atau mencuci tangan dengan air yang mengandung larva cacing yang berasal dari kotoran babi. Cacing ini dapat menyelinap ke dalam darah, paru-paru, dan hati. Cacing ini berkembang dengan sangat cepat, dalam sehari bisa mencapai lebih dari 20.000 telur, serta dapat membakar kulit, lambung dan hati. Terkadang juga menyerang bagian otak dan saraf tulang belakang yang berakibat pada kelumpuhan dan kematian.

Babi mengandung virus berbahaya
                Babi banyak mengandung parasit, bakteri, bahkan virus yang berbahaya, sehingga dikatakan sebagai Reservoir Penyakit, seperti : Virus Encephalitis, Virus Ebola, Virus H5N1. Gara-gara babi, virus Avian Influenza (AI)jadi ganas .
SEBENARNYA.
          Virus normal AI (Strain H1N1 dan H2N1) tidak akan menular secara langsung ke manusia.
          Virus AI mati dengan pemanasan 60 oC lebih-lebih bila dimasak hingga mendidih.
          Bila ada babi, maka dalam tubuh babi, Virus AI dapat melakukan mutasi & tingkat virulensinya bisa naik hingga menjadi H5N1.
           Virus AI Strain H5N1 dapat menular ke manusia.
          Virus H5N1 ini pada Tahun 1968 menyerang Hongkong dan membunuh 700.000
orang (diberi nama Flu Hongkong). 

Virus Encephalitis
          Virus Encephalitis menyerang otak kecil
          Sekarang pemerintah Malaysia melokalisasi babi.
          Di Malaysia, virus ini pernah menghebohkan karena membunuh 90 orang hanya dalam waktu 60 hari.

Masalah lain dalam daging babi
          Daging babi adalah daging yang sangat sulit dicerna karena banyak mengandung lemak.
          Meskipun empuk dan terlihat begitu enak dan lezat, namun daging babi sulit dicerna.
          Selain itu, daging babi menyebabkan banyak penyakit : pengerasan pada urat nadi, naiknya tekanan darah, nyeri dada yang mencekam (angina pectoris) , dan radang pada sendi-sendi.
          Kulit orang yang memakan babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Membedakan daging babi dengan daging sapi
-          Daging babi akan mengeluarkan bau yang tidak sedap
-          Warna daging sapi terlihat lebih merah cerah
-          Garis serat daging sapi lebih jelas terlihat




Penelitian menunjukan bahwa dua dari tiga orang amerika yang mengkonsumsi daging babi terdapat parasit didalam lambungnya.
Ironisnya, asam lambung (yang bertugas membunuh bakteri yang masuk bersama makanan), nampaknya tidak berpengaruh banyak terhadap cacing-cacing yang merayap ini.


haramnya daging babi bagi kaum Muslim
                Mengenai daging babi, juga tidak ada perselisihan di kalangan muslim tentang keharamannya. Berdasarkan Firman Allah dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat yang ketiga dan Al-Qur’an surat Al-An’am ayat yang ke 145.
                “ Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan..” (QS. 5:3)
                “Katakanlah: Tiadalah aku peroleh dalam wahyu yang diwahyukan kepadaku, sesuatu yang diharamkan bagi orang yang hendak memakannya, kecuali kalau makanan itu bangkai, atau darah yang mengalir atau daging babi, karena sesungguhnya semua itu kotor, atau binatang disembelih atas nama selain Allah. Barangsiapa yang dalam keadaan terpaksa sedang dia tidak menginginkannya dan tidak (pula) melampaui batas, maka sesungguhnya Rabbmu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. 6:145)”

0 komentar:

Pasang emoticon dibawah ini dengan mencantumkan kode di samping kanan gambar.

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n: :o: :p: :q:

Posting Komentar